• header
  • gambar

Selamat Datang di Website SMA NEGERI 1 CIOMAS. Terima Kasih Kunjungannya

Pencarian

Kontak Kami


SMA NEGERI 1 CIOMAS

NPSN : 20605102

Jl.Raya Pasar Ciomas Kp.Sukapaksa Ds.Sukabares Kec.Ciomas Kab. Serang - Banten


info@sman1ciomasserang.sch.id

TLP : 0254250672


          

Banner

Jajak Pendapat

Bagaimana pendapat anda mengenai web sekolah kami ?
Sangat bagus
Bagus
Kurang Bagus
  Lihat

Statistik


Total Hits : 65203
Pengunjung : 26573
Hari ini : 7
Hits hari ini : 44
Member Online : 0
IP : 34.207.247.69
Proxy : -
Browser : Opera Mini

Status Member

SMAN 1 Ciomas Wujudkan Efektivitas Pembelajaran Daring




⸲⸲Selama Pandemi Covid-19


Kepala SMA Negeri 1 Ciomas, Aan Hernawan mengaku tengah berupaya mewujudkan aktivitas pembelajaran daring yang efektif untuk siswa/i-nya selama kebijakan PSBB masih diterapkan Pemprov Banten di masa Pandemi Covid-19.


Aan menjelaskan, pembelajaran daring adalah belajar dengan menggunakan internet yang memiliki aksebilitas, konektivitas, fleksibilitas, dan kehadiran berbagai jenis interaksi pembelajaran. Dalam pembelajaran daring ada dua macam, yaitu pembelajaran sinkron dan pembelajaran asinkron.


“Pembelajaran sinkron adalah ketika siswa dan guru saling berpartisipasi dalam kelas melalui aplikasi web. Ini akan menciptakan ruang kelas virtual dimana siswa dapat mengajukan pertanyaan dan menjawab paragraf secara instan. Secara umum, pembelajaran sinkron memungkinkan siswa dan guru untuk berpartisipasi dan belajar sacara langsung, dan melakukan diskusi waktu nyata,” papar Aan kepada dinamikabanten.co.id di Serang, Selasa (12/01/2021).


Sedangkan pembelajaran asinkron, sambung Aan, adalah pendekatan belajar mandiri untuk mendorong pembelajaran. Beberapa aktivitas pembelajaran asinkron yang umum adalah berinteraksi dengan sistem manajemen pembelajaran, berkomonikasi menggunakan email, membaca artikel, menonton video, dll.


“Berbagai media dapat digunakan untuk mendukung pelaksanaan pembalajaran secara daring. Misalnya kelas virtual menggunakan layanan Zoom, Google Classroom, Google Meet, dan aplikasi pesan seperti WhatsApp. Materi diberikan dalam bentuk PPT, vidio, dan bahan bacaan,” terangnya.


Dijelaskan Aan bahwa dalam penggunaan pembelajaran daring salah satunya, menggunakan Zoom Cloud Meeting memiliki kelebihan dapat berinteraksi secara langsung antara guru dan murid akan tetapi memiliki kelemahan yaitu boros kuota.


Diakuinya, pelaksaan proses pembelajaran secara online memiliki beberapa kendala. Tantangan pembelajaran daring adalah ketersediaannya layanan internet. Sebagian murid mengakses internet menggunakan layanan seluler, dan sebagian kecil menggunakan layanan WIFI.


“Terlebih lagi di daerah yang mengalami kesulitan sinyal selular, jikapun ada sinyal yang didapatkan sangat lemah. Hal ini merupakan tantangan tersendiri dalam pembelajaran daring. Pembelajaran daring memiliki kelemahan, yaitu lemahnya layanan internet dan pemahaman bimbingan guru yang kurang memadai dan dipahami oleh siswa,” ucapnya.


Tantangan lainnya, kata Aan, adalah keterbatasan dalam dana pembelajaran daring. Para Siswa mengeluhkan bahwa untuk dapat berpartisipasi dalam pembelajaran online, mereka harus membayar biaya yang cukup banyak untuk membeli kuota data internet. Menurut mereka pembelajaran daring dalam bentuk tatap muka secara online telah menghabiskan banyak kuota dalam jumlah besar, sedangkan melalui diskusi online aplikasi pesan tidak butuh banyak kuota.


Tetapi, kata Aan, pembelajaran daring juga memiliki banyak kelebihan dalam penggunaan teknologi infromasi dan komonukasi dalam pembelajaran daring, diantaranya adalah tidak terikat ruang dan waktu.


Kemampuan gadget dalam mengakses internet membantu siswa untuk mengikuti pembelajaran daring dan juga informasi. Sehingga, secara keselurahan siswa puas dengan pembelajaran yang fleksibel. Melalui pembelajaran daring, siswa tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Mereka bisa menghadiri kelas di rumah atau di suatu tempat manapun.


Menurutnya, pembelajaran daring juga memiliki kelebihan karena mampu menumbuhkan rasa kemandirian belajar. Pembelajaran daring bersifat berpusat pada siswa yang membangkitkan rasa tanggung jawab dan otonomi secara internal dalam belajar. Belajar daring menuntut siswa mempersiapkan diri untuk belajar, evaluasi, dan mengatur motivasi belajar.


Selain itu, lanjutnya lagi, pembelajaran daring memudahkan siswa untuk mengakses materi pembelajaran dimanapun tanpa terbatas lagi pada tempat dan waktu. Siswa dapat mudah berguru dan berdiskusi dengan para ahli yang dibidangnya.


“Pembelajaran daring ini efektif untuk pembelajaran selama pandemi yang memungkinkan guru dan siswa saling berinteraksi dalam kelas virtual yang bisa diakses kapanpun dan di manapun. Dalam pembelajaran daring ini pastinya memiliki kelebihan dan kekurangan yang sudah disebutkan sebelumnya. Akan tetapi, dengan adanya pembelajaran daring ini dapat mengurangi penyebaran Covid-19 di Banten,” jelasnya.


Disamping itu, Kata Aan lagi, penyiapan sarana dan prasarana guna menyongsong aktivitas belajar tatap muka juga terus dilakukan. “Meskipun kelak pemerintah menetapkan kegiatan sekolah tatap muka, namun kewajiban untuk mematuhi protokol kesehatan harus tetap dijalankan. Oleh sebab itu segala kebutuhannya sambil kita siapkan selama 2021 ini,” ucapnya mengakhiri. (adg)



Share This Post To :




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :




Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas :

Nama :

E-mail :

Komentar :

          

Kode :

 

Komentar :


   Kembali ke Atas